Fakta Di Balik Lirik Kidung Wahyu Kolosebo Yang Sangat Dalam

Akhir-akhir ini mungkin kita sering mendengar lagu dengan judul Kidung Wahyu Kolosebo. Seperti saya juga penasaran tentang sebuah kidung yang konon diciptakan oleh Sri Narendra Kolosebo (Habib Asyhari). Di balik liriknya, Kidung Wahyu Kolosebo memiliki makna yang sangat dalam. Kidung merupakan bagian dari sebuah seni dan budaya Nusantara yang berkembang khususnya di Pulau Jawa. 

Lirik Kidung Wahyu Kolosebo Beserta Artinya

Baca juga: Kelebihan Senapan Angin PCP A3 Air Rifle
Baca juga: Aqiqah - Fakta, Tata Cara, Tuntunan serta Hukumnya Menurut Islam

Sejarah Kidung


Pada era perkembangannya jauh sebelum hadirnya Walisongo, kidung merupakan sebuah susunan sastra yang sering ditembangkan (dinyanyikan) oleh orang yang mempunyai taraf khusus atau bisa disebut sakti mandraguna. Kidung tersebut dilantunkan sebagai wasilah  atau perantara sebuah permohonan kepada Tuhan Sang Hyang Taya. Oleh sebab itu estetika nuansa kidung amatlah identik dengan kesakralan serta mistis.

arti kidung wahyu kolosebo

Di jaman Walisongo, budaya kidung ini masih terus dilestarikan. Namun nilai-nilai dalam bahasa sebuah kidung diselaraskan dengan ajaran agama Islam tanpa mengurangi kesakralan serta kemistisan sebagai bagian daripada keindahan warisan leluhur masyarakat Jawa.

Seperti halnya hingga saat ini lahirnya lakon wayang kulit Dewa Ruci yang masih tetap melegenda sejak 500 tahun yang lampau. Kisah tersebut bersumber dari Kidung Linglung yang dibuat oleh Kanjeng Sunan Kalijaga. [RALAT]

Secara terminologi, kidung dapat berarti doa atau lelaku di dalam meraih kesempurnaan serta kebahagiaan hidup dengan bersandar kepada permohonan pada Tuhan YME.

Menurut pendapat para pakar spiritual serta cedekiawan metafisik, bahwa bahasa kidung mempunyai ruh yang sulit untuk diterjemahkan ke dalam bahas lisan. Dan dibalik semua itu, kidung merupakan bagi dari indahnya warisan seni dan budaya Jawa yang tetep luhur sepanjang hayat.

Baca juga: Cowok Harus Baca! Fakta Penting Tentang Kanker Mulut yang Perlu Kamu Ketahui

Berikut Lirik Kidung Wahyu Kolosebo beserta terjemahan dan artinya

Lirik Asli Kidung Wahyu Kolosebo

Rumekso ingsun laku nisto ngoyo woro
Kelawan mekak howo, howo kang dur angkoro
Senadyan setan gentayangan, tansah gawe rubeda
Hinggo pupusing jaman
Hameteg ingsun nyirep geni wiso murko
Maper hardening ponco, saben ulesing netro
Tinambaran sih kawelasan, ingkang paring kamulyan
Sang Hyang Jati Pengeran
Jiwanggo kalbu, samudro pepuntoning laku
Tumuju dateng gusti, Dzat Kang Amurbo Dumadi
Manunggaling kawulo gusti, krenteg ati bakal dumadi
Mukti ingsun …tanpo piranti
Sumebyar ing sukmo madu sarining perwito
Maneko warno prodo, mbangun projo sampurno
Sengkolo tido mukso, kolobendu nyoto sirno
Tyasing roso mardiko...
Mugiyo den sedyo pusoko Kalimosodo
Yekti dadi mustiko, sajeroning jiwo rogo
Bejo mulyo waskito, digdoyo bowo leksono
Byar manjing sigro-sigro
Ampuh sepuh wutuh, tan keno iso paneluh
Gagah bungah sumringah, ndadar ing wayah-wayah
Satriyo toto sembodo, Wirotomo katon sewu kartiko
Kataman wahyu ... Kolosebo
Memuji ingsun kanthi suwito linuhung
Segoro gando arum, suh rep dupo kumelun
Tinulah niat ingsun, hangidung sabdo kang luhur
Titahing Sang Hyang Agung
Rembesing tresno, tondo luhing netro roso
Roso rasaning ati, kadyo tirto kang suci
Kawistoro jopo montro, kondang dadi pepadang
Palilahing Sang Hyang Wenang
Nowo dewo jawoto, tali santiko bawono
Prasido sidhikoro, ing sasono asmoroloyo
Sri Narendro Kolosebo, winisudo ing gegono
Datan gingsir ... Sewu warso

Lirik dan Terjemahan Bahasa Indonesia

rumekso ingsun laku nisto ngoyo woro
ku jaga diriku dari berbuat nista sekehendak hati
Kelawan mekak howo, howo kang dur angkoro
melawan / mengendalikan hawa, hawa (nafsu) yang diliputi angkara
Senadyan setan gentayangan, tansah gawe rubeda
meskipun setan gentayangan masih saja / selalu membuat gangguan
Hinggo pupusing jaman
hingga akhir jaman
Hameteg ingsun nyirep geni wiso murko
sekuat tenaga diriku memadamkan api, bisa (racun), murka
Maper hardening ponco, saben ulesing netro
Mengendalikan panca indera (dalam) setiap kedipan mata
Linambaran sih kawelasan, ingkang paring kamulyan
dilandasi belas kasih Sang Pemberi Kemulyaan
Sang Hyang Jati Pengeran
Sang Maha Penguasa Sejati
Jiwanggo kalbu, samudro pepuntoning laku
Bertahta di kalbu, samudera pemandu laku
Tumuju dateng Gusti, Dzat Kang Amurbo Dumadi
menuju Tuhan, Dzat pemelihara mahkluk
Manunggaling kawulo Gusti, kreteg ati bakal dumadi
bersatu (khusyuk) dengan Tuhan, kehendak hati akan terlaksana
Mukti ingsun tanpo piranti
kejayaanku tanpa syarat
Sumebyar ing sukmo madu sarining perwito
menyebar di sukma madu sari perwita
Maneko warno prodo, mbangun projo sampurno
beraneka warna prada, membangun diri yang sempurna
Sengkolo tido mukso, kolobendu nyoto sirno
sengkala pasti musnah, malapetaka nyata hilang
Tyasing roso mardiko
menimbulkan rasa merdeka
Mugiyo den sedyo pusoko Kalimosodo
semoga karena ucapan pusaka kalimat syahadat
Yekti dadi mustiko, sajeroning jiwo rogo
benar benar jadi mustika di dalam jiwa raga
Bejo mulyo waskito, digdoyo bowo leksono
keberuntungan, kemulyaan, kewaskitaan, kesaktian serta kewibawaan
Byar manjing sigro-sigro
agar terwujud dengan segera
Ampuh sepuh wutuh, tan keno iso paneluh
ampuh, sepuh, utuh, tidak mempan diteluh
Gagah bungah sumringah, ndadar ing wayah-wayah
gagah riang gembira merekah di setiap waktu
Satriyo toto sembodo, Wirotomo katon sewu kartiko
satria tata sembada, wiratama bagaikan seribu bintang
Kataman wahyu Kolosebo
Ditimpakan wahyu kolosebo
Memuji ingsun kanthi suwito linuhung
aku memuji dengan menghadap Maha Tinggi
Segoro gando arum, suh rep dupo kumelun
lautan bau harum bagai asap dupa berarak
Ginulah niat ingsun, hangidung sabdo kang luhur
Mengolah niatku yang mengkidung kata-kata luhur
Titahing Sang Hyang Agung
makhluk Sang Maha Agung
Rembesing tresno, tondho luhing netro roso
rembesan kasih sayang tanda air mata rasa
Roso rasaning ati, kadyo tirto kang suci
rasa perasaan di hati ibarat air yang suci
Kawistoro jopo montro, kondang dadi pepadang
diwujudkan japa mantra, terkenal jadi penerang
Palilahing Sang Hyang Wenang
Dengan kuasa Sang Maha Kuasa
Nowo dewo jawoto, tali santiko bawono
sembilan perwujudan dewa, tali kekuatan semesta
Prasido sidhikoro, ing sasono asmoroloyo
abadi memuji di surga
Sri Narendro Kolosebo, winisudo ing gegono
Sang Raja Kolosebo, diwisuda di angkasa
Datan gingsir sewu warso
Tidak akan lengser seribu tahun

Lirik Kidung Wahyu Kolosebo beserta artinya


Rumekso ingsun laku nisto ngoyo woro
Kelawan mekak howo, howo kang dur angkoro
Senadyan setan gentayangan, tansah gawe rubeda
Hinggo pupusing jaman

(TUHAN… Dengan seluruh kekuatan yang Engkau berikan, sesungguhnya saya akan berjuang memerangi sifat dusta yang ada didalam diri saya, dan dengan sepenuh hati saya akan membentengi diri saya dari gerakan nafsu angkara murka yang menyesatkan, meskipun syetan laknat terus ber-grelya membujuk anak manusia berbuat jahat sepanjang jaman)

Hameteg ingsun nyirep geni wiso murko
Maper hardening ponco, saben ulesing netro
Tinambaran sih kawelasan, ingkang paring kamulyan
Sang Hyang Jati Pengeran

(TUHAN… Rupanya iblis membiuskan api – api kesesatannya di dalam jiwa dan raga saya, dan saya sudah bertekat disetiap nafas berhembus bahkan pada setiap mata berkedip saya akan berperang dengan mereka di medan laga, sehingga mereka tidak lagi memiliki kemampuan menguasai 5 perkara yang ada di tubuh saya *Telinga, mata, hidung, mulut dan 2 lubang di bawah perut*, dan dengan Kasih Sayang-MU TUHAN… Hujanilah jiwa raga saya dengan kemualian-kemulian-MU, dan sungguh Engkaulah TUHAN YANG MAHA ABADI)

Jiwanggo kalbu, samudro pepuntoning laku
Tumuju dateng gusti, Dzat Kang Amurbo Dumadi
Manunggaling kawulo gusti, krenteg ati bakal dumadi
Mukti ingsun …tanpo piranti

(Ketika kesadaran jiwa setiap insan merasakan dirinya berada dalam KUASA TUHAN, sungguh ia akan memiliki kekuatan hati yang bila berdoa di kabulkan, bila meminta di penuhi, bila berharap di wujudkan, bila berperang melawan kebathilan dimenangkan, dan ia akan merasakan kelezatan kehidupan jiwa tanpa harus melewati proses yang melelahkan, karena sesungguhnya TUHAN MAHA BERKUASA terhadap seluruh Ciptaan-NYA)

Sumebyar ing sukmo madu sarining perwito
Maneko warno prodo, mbangun projo sampurno
Sengkolo tido mukso, kolobendu nyoto sirno
Tyasing roso mardiko

(Tahukah kalian wahai insan yang di hidupkan dimuka bumi, ketika jiwamu di penuhi dengan ilmu dan kasih sayang, maka engkau akan mendapatkan berbagai cahaya kebenaran, ruh kebaikan serta pancaran kemuliaan yang sempurna, sebagai Anugerah dari TUHAN-mu Yang Maha SEMPURNA, sehingga akan lenyap kesedihan didalam dirimu, dan akan sirna segala macam bentuk angkara murka di dalam jiwamu, sampai akhirnya suatu hari nanti kamu bangkit menjadi insan yang tidak terjajah oleh nafsu yang menyesatkan, maka bangkitlah dengan kasih sayang TUHAN-mu)

Mugiyo den sedyo pusoko Kalimosodo
Yekti dadi mustiko, sajeroning jiwo rogo
Bejo mulyo waskito, digdoyo bowo leksono
Byar manjing sigro-sigro

(TUHAN… melalui bait bait Kidung yang saya lantunkan ini, semoga Engkau berkenan menanam ke-IMANAN yang sejati di dalam jiwaku bahwa TIADA TUHAN selain ENGKAU YANG MAHA SEJAHTERA, dan saya memohon kepada-MU TUHAN… anugerahkan pula terhadap diri saya sebuah kedudukan sebagai hamba-MU yang memiliki keberuntungan hidup, memiliki banyak ilmu dan berpengetahuan luas, tidak lemah dan selalu memiliki keberanian membela kebenaran, berwibawa dan bisa menjadi suri tauladan terhadap sesama, sehingga siapa saja insan yang berada di sekeliling saya segera merasakan indahnya hidup berkat KASIH SAYANG-MU YANG SANGAT LUHUR LAGI AGUNG)

Ampuh sepuh wutuh, tan keno iso paneluh
Gagah bungah sumringah, ndadar ing wayah-wayah
Satriyo toto sembodo, Wirotomo katon sewu kartiko
Kataman wahyu ……..Kolosebo

(Karena saya tahu, sesungguhnya seorang hamba-MU yang telah ENGKAU menangkan, akan memiliki kekuatan yang utuh, bahkan segala macam pengaruh sihir jahat akan lumpuh seketika dihadapannya, dia begitu bijak dan sangat mulia, wajahnya-pun memancarkan cahaya yang mampu meredam semua unsur amarah serta kebencian, bahkan dia akan tampil sebagai kesatriya yang mengobarkan api kebenaran, tiada henti terus menerus menyerukan perdamaian dan sungguh dialah sosok sang raja pembawa kesejahteraan yang bermahkotakan kasih sayang)

Memuji ingsun kanthi suwito linuhung 
Segoro gando arum, suh rep dupo kumelun
Tinulah niat ingsun, hangidung sabdo kang luhur
Titahing Sang Hyang Agung

(Wahai TUHAN YANG MAHA LUHUR, saya adalah hamba-MU yang lemah, datang bersimpuh dihadapan-MU, memohon kepada-MU dengan jeritan hati yang terdalam, tenggelamkan saya Wahai TUHAN kedalam samodra kemenangan-MU, dan bangkitkan saya kembali kepermukaan bumi setelah tubuh dan jiwa ini ENGKAU lengkapi dengan berbagai cahaya kemenangan-MU, sehingga saya memiliki kekuatan mengibarkan panji – panji kemenangan-MU diseluruh penjuru bumi, dan sungguh jika itu terlaksana semata – mata hanya ENGKAU-lah yang menghendakinya, karena sungguh hanya ENGKAULAH TUHAN YANG MAHA BIJAKSANA)

Rembesing tresno, tondo luhing netro roso
Roso rasaning ati, kadyo tirto kang suci
Kawistoro jopo montro, kondang dadi pepadang
Palilahing Sang Hyang Wenang

(Wahai insan sejagad raya, ketahuilah bahwa cinta akan selalu melahirkan air mata, sebuah air mata yang akan membentuk jiwamu, hatimu serta seutuhnya yang ada pada dirimu mengerti bahwa cinta itu suci, sesuci air matamu yang jatuh membasahi bumi, maka berharaplah dengan berbagai untaian doa, agar suatu ketika kalian dapat berjumpa dengan SANG PENCIPTA kesucian air mata, karena sesungguhnya hanya DIA sebagai MAHA TERTINGGI yang menguasai jiwa – jiwa para PECINTA)

Nowo dewo jawoto, tali santiko bawono
Prasido sidhikoro, ing sasono asmoroloyo
Sri Narendro Kolosebo, winisudo ing gegono
Datan gingsir….sewu warso

(Sesungguhnya tidak ada tali sakti yang dapat mengikat sembilan dimensi bumi, kecuali talinya para kestriya yang memiliki kesaktian berupa sifat bersahaja, berbudi pekerti mulia, senang berbagi kebaikan dan tidak gentar memperjuangkan kebenaran ajaran TUHAN, dan mereka sangat pantas mendapat anugerah mahkota sang raja pembawa kesejahteraan dunia, bahkan seluruh Malaikat yang ada dilangitpun mengaguminya dan sejarah akan mencatat derajat mereka sebagai hamba yang teristimewa, dan seandainya kita hidup bersamanya rasanya kebahagian itu tidak bisa di ungkapkan walau kita hidup seribu tahun lamanya)

Setelah melakukan pencarian dari berbagai sumber, termasuk di forum terbesar Indonesia Kaskus.Co.Id, akhirnya saya rangkum semuanya tentang makna di balik Kidung Wahyu Kolosebo yang sangat dalam seperti di atas.

Bagi Anda yang belum mengetahui apa itu Kidung Wahyu Kolosebo, berikut saya sertakan beberapa videonya di bawah, silahkan diputar dan didengarkan. Menurut saya lantunan lagunya juga sangat enak dan lembut saat didengarkan, bahkan bagi Anda yang tidak paham Bahasa Jawa.

Video Lagu Kidung Wahyu Kolosebo versi Habib Asyhari Adzomat Khon



Kidung Wahyu Kolosebo versi Nella Kharisma



Nah itu dia seluruh informasi tentang Kidung Wahyu Kolosebo beserta terjemahan, arti dan video lagunya yang bisa Admin Faktaz rangkum untuk Anda semua. Semoga bisa menambah wawasan kita akan keragaman seni dan budaya serta agama di Indonesia.

Dan sampaikan pendapat Anda mengenai Kidung Wahyu Kolosebo melalui kotak komentar di bawah. End ...jangan lupa share ...!!! Terimakasih.

RALAT


Berdasarkan komen dari salah satu pembaca yang memberitahukan bahasawannya Kidung Wahyu Kolosebo diciptakan oleh Sri Narendra Kolosebo (Habib Asyhari) dan bukan Sunan Kalijaga, seperti yang telah saya tuliskan di atas. Terimakasih atas ralatnya.

Artikel Terkait

Posting Komentar

6 Komentar

  1. ralat masss
    Kidung Kolosebo bukan ciptaan Sunan Kalijogo
    tp
    Sri Narendra Kolosebo (habib Asyhari)

    BalasHapus
  2. ralat masss
    Kidung Kolosebo bukan ciptaan Sunan Kalijogo
    tp
    Sri Narendra Kolosebo (habib Asyhari)

    BalasHapus
  3. terimakasih atas informasinya mas, saya hanya menghimpun dari berbagai sumber di internet. akan saya ralat

    BalasHapus
  4. Gembel selalu saja perusak grub dangdut,mau gue cabot mbun mbunanmu!

    BalasHapus